Blog ini berisi coretan-coretanku. . . Apa yang terpikirkan itu lah yang kan kutuliskan. . . Apa yang kutahu itu lah yang kan kuutarakan. . . Apa yang kurasakan itulah yang kan kulantunkan. . .
Minggu, 16 Maret 2014
Jumat, 14 Maret 2014
I Can!!!
I know. . .
and I believe in my own ability. . .
I believe that I can pass it well. . .
Like what I wanna reach. . .
I know I can. . .
I know it. . .
Just do it and make it real. . .
Without regret. . .
Don't ever give up. . .
and give place for heart to accompany my mind. . .
;)
and I believe in my own ability. . .
I believe that I can pass it well. . .
Like what I wanna reach. . .
I know I can. . .
I know it. . .
Just do it and make it real. . .
Without regret. . .
Don't ever give up. . .
and give place for heart to accompany my mind. . .
;)
Senin, 30 Desember 2013
Sepahit Espresso
#Espresso itu pahit. . . ya meski pahit tetap disukai juga
Cukup tau aja klo memang sdh tak berarti apa2... bukan sudah tak brarti, mungkin memang tdk pernah berarti... sepahit#Espresso
ketika kita msh menginginkan adanya silaturahmi... tp ketakacuhan yg didapat... salah apa???#Espresso
tak pernah berarti hingga tak acuh pun menjadi hal yg biasa... haruskah mengiba???#Espresso
selama ini menjadi sandaran dan panutan... selama ini ia yg dicari dan dibutuhkan... akhirnya pun pahit... sepahit#Espresso
tak bisa intens seperti yg lain... tak bisa memfasilitasi seperti yg lain... Salahkah??? ketika kumencari, barti Q msh perduli#Espresso
Semoga selalu baik jalannya... semoga tak pernah merasa sesak... semoga ketakacuhan memang hanya di sini...#Espresso
pantaskah???#Espresso
#Espresso itu pahit lho... itu kan yg km suka... :'(
Kembali ke awal... who am I... :) #Espresso
Tak semua bisa mengertii dan memahami... tapi jg tak smua yg tak perduli.... #Espresso
Dia pahit, tapi dia juga yang mampu membuat kita sulit tuk terlelap. . . #Espresso
December, 30th 2013
#Espresso
Cukup tau aja klo memang sdh tak berarti apa2... bukan sudah tak brarti, mungkin memang tdk pernah berarti... sepahit
ketika kita msh menginginkan adanya silaturahmi... tp ketakacuhan yg didapat... salah apa???
tak pernah berarti hingga tak acuh pun menjadi hal yg biasa... haruskah mengiba???
selama ini menjadi sandaran dan panutan... selama ini ia yg dicari dan dibutuhkan... akhirnya pun pahit... sepahit
tak bisa intens seperti yg lain... tak bisa memfasilitasi seperti yg lain... Salahkah??? ketika kumencari, barti Q msh perduli
Semoga selalu baik jalannya... semoga tak pernah merasa sesak... semoga ketakacuhan memang hanya di sini...
pantaskah???
Kembali ke awal... who am I... :) #Espresso
Tak semua bisa mengertii dan memahami... tapi jg tak smua yg tak perduli.... #Espresso
Dia pahit, tapi dia juga yang mampu membuat kita sulit tuk terlelap. . . #Espresso
December, 30th 2013
#Espresso
Selasa, 19 Maret 2013
Puisi???
Hujan telah berlalu
Namun gundah masih menyisa
Akankah hati terus kelabu
Sementara awan telah terpeta
Dan pelangi akan segera menyapa
Mungkin
Hanya hati yang kan terjaga
Demi sepotong asa
Dan kumpulan semangat yang terpencar
Aku memandang ke luar jendela
Cantik, teduh, namun menyedihkan
Betapa rasa rumit menafsirkan
Hingga asa pun tak menggantikan
Rindu tak bertepi
Ku masih menanti
Di sini sendiri
Hingga kau membuka hati
Untuk kembali tersenyum terurai
Bersua denganku
Menjalani hari kita abadi
Selamanya meniti sebentuk hati
Berjalan selalu bersama, tanpa
hirau akan batuan tajam, gelombang besar, angin ribut
Tetap satu kita, kamu dan aku
Selamanya...
Hanya ada kita...
Aku tak tahu...
Rasa ini ringan terbang tinggi
Melayang mengingkari akal dan sanubari
Tapi yang pasti hanya ada aku, kamu, dan kenangan kita
Bukan...
Bukan hanya kenangan, melainkan masa depan juga.
Puisi spontan
Karya: KaYoDevFer
^_^
Ika Novita Mulia,
Yolanda Maria Leonita Sirait,
Astria Devi Noormala Sari,
Fera Mulya Ferdistia...
Namun gundah masih menyisa
Akankah hati terus kelabu
Sementara awan telah terpeta
Dan pelangi akan segera menyapa
Mungkin
Hanya hati yang kan terjaga
Demi sepotong asa
Dan kumpulan semangat yang terpencar
Aku memandang ke luar jendela
Cantik, teduh, namun menyedihkan
Betapa rasa rumit menafsirkan
Hingga asa pun tak menggantikan
Rindu tak bertepi
Ku masih menanti
Di sini sendiri
Hingga kau membuka hati
Untuk kembali tersenyum terurai
Bersua denganku
Menjalani hari kita abadi
Selamanya meniti sebentuk hati
Berjalan selalu bersama, tanpa
hirau akan batuan tajam, gelombang besar, angin ribut
Tetap satu kita, kamu dan aku
Selamanya...
Hanya ada kita...
Aku tak tahu...
Rasa ini ringan terbang tinggi
Melayang mengingkari akal dan sanubari
Tapi yang pasti hanya ada aku, kamu, dan kenangan kita
Bukan...
Bukan hanya kenangan, melainkan masa depan juga.
Puisi spontan
Karya: KaYoDevFer
^_^
Ika Novita Mulia,
Yolanda Maria Leonita Sirait,
Astria Devi Noormala Sari,
Fera Mulya Ferdistia...
Judul???
Sepertinya cemburu memiliki hubungan baik dengan persaudaraan dan percintaan. Sudah terlanjur masuk ke dalam lingkaran kita, namun perasaan pun terlalu ikut campur dan mempengaruhi hati yang buta tentang arti cinta yang sebenarnya tidak perlu bercampur dengan persaudaraan. Lantas haruskah perasaan dipersalahkan ketika asa menyeruak dan tak dapat ditahan? rasa suka melebihi persahabatan yang selama ini terbangun dengan tidak sadar sementara ego pun ingin ambil bagian merusak dinding pengokoh tanda persaudaraan.
Mengerti akan situasi namun sengaja memunafikkan dan berdalih seolah keadaan lah penyebab hilangnya kenyamanan kita. Tolong hindarkan hati untuk terjebak menjadi cinta. Cukup biarkan cinta hilang namun jangan berhenti tapi tetaplah menahan hingga selamanya mencinta.
Coba dengarkan kawan, di sini adalah aku harusnya kita tidak berperang terhadap asa-asa hanya bergulat membantah mematahkan harapan kita.
Pada awalnya hubungan memang sudah merajut ke arah hati, tidak lantas terlena kemudian hanyut tak terkejar oleh keadaan.
Baiklah sekarang biarkan yang mencinta menghilangkan asa bukan rasa namun dijaga agar nantinya jika yang tidak diinginkan terjadi tak mengorbankan hati. Sadarlah bahwa keadaan dapat membentuk rasa.
Prosa spontan
Karya: KaYo
Ika Novita Mulia,
Yolanda Maria Leonita Sirait...^_^ ^_^
Mengerti akan situasi namun sengaja memunafikkan dan berdalih seolah keadaan lah penyebab hilangnya kenyamanan kita. Tolong hindarkan hati untuk terjebak menjadi cinta. Cukup biarkan cinta hilang namun jangan berhenti tapi tetaplah menahan hingga selamanya mencinta.
Coba dengarkan kawan, di sini adalah aku harusnya kita tidak berperang terhadap asa-asa hanya bergulat membantah mematahkan harapan kita.
Pada awalnya hubungan memang sudah merajut ke arah hati, tidak lantas terlena kemudian hanyut tak terkejar oleh keadaan.
Baiklah sekarang biarkan yang mencinta menghilangkan asa bukan rasa namun dijaga agar nantinya jika yang tidak diinginkan terjadi tak mengorbankan hati. Sadarlah bahwa keadaan dapat membentuk rasa.
Prosa spontan
Karya: KaYo
Ika Novita Mulia,
Yolanda Maria Leonita Sirait...^_^ ^_^
Minggu, 09 September 2012
Ketika tiada wadah untuk dapat dihuni oleh sang koma...
ketika titik harus segera ada...
ketika seru pun semakin merajai...
Namun ternyata tanya semakin gentar hadir dan menghantui...
Harus berakhir di titik... tanpa koma dan tanya lagi...
Lara, nada, dan tawa...
bercampur lebur... satu menyatu... menyatu satu... namun tak membatu...
ketika titik harus segera ada...
ketika seru pun semakin merajai...
Namun ternyata tanya semakin gentar hadir dan menghantui...
Harus berakhir di titik... tanpa koma dan tanya lagi...
Lara, nada, dan tawa...
bercampur lebur... satu menyatu... menyatu satu... namun tak membatu...
Jumat, 03 Agustus 2012
Rembulan...
sinarx membias ke seantero negeri ini...
menyinari hati2 tiap makhluk Illahi...
Rembulan itu mempesona...
Yah, pesonax kian mampu menggetarkan hati...
Menggetarkan hati dan teringat akan kekuasaan Illahi...
SubhanAllah...
Sungguh indah ciptaanNya...
Tak ada yg sia2 di dunia ini...
Semua pasti ada rahasiax...
Tertulis rapi dalam skenario Tuhan di Lauhul MahfudzNya...
Begitu juga tentang Rembulan, Gemintang, serta Mentari...
Dan begitu pula tentang diri ini dan seseorang disana...
Tangan Tuhan yg telah mengatur semuax...
sinarx membias ke seantero negeri ini...
menyinari hati2 tiap makhluk Illahi...
Rembulan itu mempesona...
Yah, pesonax kian mampu menggetarkan hati...
Menggetarkan hati dan teringat akan kekuasaan Illahi...
SubhanAllah...
Sungguh indah ciptaanNya...
Tak ada yg sia2 di dunia ini...
Semua pasti ada rahasiax...
Tertulis rapi dalam skenario Tuhan di Lauhul MahfudzNya...
Begitu juga tentang Rembulan, Gemintang, serta Mentari...
Dan begitu pula tentang diri ini dan seseorang disana...
Tangan Tuhan yg telah mengatur semuax...
Langganan:
Postingan (Atom)